Pertemuan Evaluasi Audit Maternal Perinatal Survelans Respon (AMPSR) Semester 1 Tahun 2025
30 September 2025 – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dr. dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS, resmi membuka Pertemuan Evaluasi Audit Maternal Perinatal Surveilans Respon (AMPSR) Semester I Tahun 2025 di Hotel Aston Samarinda. Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota, organisasi profesi, lintas sektor, serta perwakilan perusahaan yang memiliki fasilitas kesehatan.
Dalam sambutannya, Jaya Mualimin menegaskan bahwa angka kematian ibu, bayi, dan neonatal masih menjadi tantangan serius di Kaltim. Data aplikasi MPDN hingga Agustus 2025 mencatat 37 kematian ibu, 305 kematian bayi, dan 244 kematian neonatal. Penyebab utama kematian ibu adalah komplikasi non-obstetrik, hipertensi dalam kehamilan, serta perdarahan obstetrik. Ia juga menyoroti adanya tujuh kasus kematian maternal dari ibu ber-KTP luar Kaltim, sebagian besar tinggal di kawasan perusahaan dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Hal ini, menurutnya, menjadi perhatian penting agar kelompok rentan termasuk masyarakat migran tidak luput dari upaya penurunan angka kematian.
Melalui forum ini, Dinas Kesehatan Kaltim mendorong penyusunan rekomendasi intervensi berbasis bukti, penguatan tata kelola AMPSR di kabupaten/kota, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. “Kita harus memperkuat jejaring rujukan, meningkatkan mutu pelayanan, dan memberi perhatian khusus pada kelompok rentan,” tegas Jaya Mualimin.
Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan 14 orang dari perusahaan yang memiliki klinik pelayanan kesehatan, di antaranya PT Berau Sawit Sejahtera (Berau), PT Agrojaya Tirta Kencana (Kukar), PT Maju Kalimantan Hadapan Desa Puan Cepak (Kukar), PT Bengkirai Estate JMS (Kukar), PT Karyanusa Eka Daya (Kutim), PT Multi Pacifik Internasional (Kutim), serta PT Setia Agro Utama I (Mahulu). Kehadiran pihak perusahaan ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kalimantan Timur.




